MWCNU CANDI
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo
Napak Tilas Pendiri Fatayat NU, Sidoarjo Jadi Jujugan Kader dari Bantul
SIDOARJO, 8 Agustus 2026 — Sidoarjo menjadi salah satu jujugan penting dalam perjalanan sejarah Fatayat NU. Sabtu (8/8/2026), PC Fatayat NU Bantul hadir di Sidoarjo untuk berziarah ke makam Hj. Aminah Mansoer, salah satu pendiri Fatayat NU.
Kehadiran rombongan PC Fatayat NU Bantul disambut PC Fatayat NU Sidoarjo bersama PAC Fatayat NU se-Sidoarjo. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda ziarah, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarkader Fatayat NU lintas daerah.
PAC Fatayat NU Candi turut hadir membersamai penyambutan rombongan. PAC Fatayat NU Candi diwakili oleh Sahabat Azyn dan Sahabat Ilmi.
Bagi kader Fatayat NU, ziarah ke makam pendiri memiliki makna lebih dari sekadar kunjungan. Ada semangat untuk mengenang perjuangan, merawat sejarah, sekaligus mencari berkah dari para pendahulu yang telah meletakkan dasar perjuangan Fatayat NU.
Jejak perjuangan Hj. Aminah Mansoer menjadi pengingat bahwa Fatayat NU lahir dari perjuangan perempuan yang berkhidmah untuk organisasi, umat, dan masyarakat.
Kehadiran kader dari Bantul ke Sidoarjo menunjukkan bahwa sejarah mampu menjadi pengikat antarkader. Perbedaan daerah tidak menjadi jarak ketika dipertemukan oleh satu ikatan perjuangan dan khidmah Fatayat NU.
“Kunjungan ini bukan sekadar ziarah, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri Fatayat NU sekaligus memperkuat silaturahmi antar-kader. Kami berharap semangat perjuangan Hj. Aminah Mansoer dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi Fatayat NU saat ini,” ujar Muthmainnah.
Dari Sidoarjo, jejak perjuangan itu kembali disapa. Dari para pendiri, kader hari ini belajar bahwa organisasi dibangun dengan khidmah, ketulusan, dan keberanian untuk terus berjuang.
Milla Apologia


